Senin, 03 Desember 2012

Kelor, Tanaman Sehat Berkhasiat


TANAMAN kelor atau Moringe Oilefera memiliki banyak khasiat untuk kesehatan manusia. Tanaman ini berupa pohon kecil dengan tinggi 3 - 10 meter. Daunnya berwarna hijau pucat menyirip ganda dengan anak daun menyirip ganjil dan helaian daunnya berbentuk bulat telur.

Di Indonesia, tanaman kelor ini banyak ditanam sebagai pagar atau pembatas kebun. Banyak orang meman

faatkan daun dan buah kelor untuk sayuran. Ada pula yang mengaitkan tanaman ini dengan ilmu hitam seperti untuk mengusir setan. Namun, di balik mitos tersebut, ternyata seluruh bagian dari tanaman kelor dapat dimanfaatkan untuk kesehatan.

Seperti yang disebutkan oleh Okki Diana Putri dalam bukunya Sejuta Khasiat Daun Kelor. Berikut beragam khasiat yang terkandung dalam daun kelor.

Akar

Sebagai obat dalam, air rebusan akar kelor dapat menyembuhkan reumatik, epilepsi, antiskorbut, diuretikum, dan gonorrhoea. Akar tanaman kelor ini juga terkenal sebagai pelaruh air seni, pelaruh dahak atau obat batuk, peluruh haid, penambah nafsu makan dan pereda kejang.

Tumbukan halus akar kelor dapat dibuat bedak untuk tapel perut pada bayi yang baru lahir, pencegah iritasi kulit, obat penyakit kulit, serta sebagai parem untuk bengkak - bengkak pada penyakit beri - beri dan untuk pengobatan kaki yang terasa pegal dan lemah.

Kulit batang

Berdasarkan hasil riset, kulit batang kelor mujarab sebagai penawar racun ular dan kalajengking. Selain itu, mengoleskan ekstrak kulit batang kelor, dapat mengatasi pembengkakan, sariawan, dan karang gigi.

Buah

Buah kelor diketahui mengandung zat alkaloida morongiona yang bersifat merangsang pencernaan makanan. Buah kelor juga dapat dimasak menjadi sayur asam yang lezat.

Bunga

Air rebusan bunga kelor dapat membantu mengatasi radang tenggorokan, flu dan cacingan.

Biji

Biji kelor dapat dipakai sebagai penjernih air. Selain itu, juga dapat dimanfaatkan sebagai kosmetik, obat - obatan, serta sumber minyak goreng nabati. Biji kelor yang telah kering mengandung 40 persen lemak tak jenuh sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif minyak sawit.

Daun

Daun kelor merupakan yang paling penting dan memiliki khasiat yang cukup banyak. Berdasarkan berat keringnya, daun kelor mengandung protein sekitar 27 persen dan kaya akan vitamin A, C, kalsium, besi dan phosporous.

Daun kelor dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit reumatik, cacingan, rabun ayam, sulit buang air kecil, luka bernanah, sakit kuning, menstabilkan tekanan darah, ansietas serta berfungsi sebagai pengontrol kadar glukosa bagi penderita diabetes mellitus.

Pterigospermin yang terkandung dalam daun kelor, bersifat sebagai perangsang kulit sehingga sering digunakan untuk penghangat badan.
Daun kelor yang disayur bermanfaat sebagai pelancar ASI. Sedangkan remasan daun kelor dapat dipakai sebagai parem penutup bekas gigitan anjing dan bisa dibalurkan pada payudara ibu menyusui untuk menahan mengucurnya ASI yang berlebihan.

Dilarang Minum Obat dengan Minuman Ini

Saat sakit, hal pertama yang mungkin dilakukan adalan berobat dan kemudiam meminum obat. Meski banyak masyarakat mengetahui bahawa menggunakan air mineral saat minum obat sangat digalakkan, namun tidak sedikit yang mungkin meminumnya dengan minuman lain.

Padahal minuman tersebut justru boleh mengurangi kinerja obat atau bahkan menyebabkan efek samping yang

tidak diinginkan.
Nah jika Anda masih ragu dengan jenis minuman apa saja yang tidak diperbolehkan untuk meminum obat, Anda boeh mengetahuinya secara lebih jelas di bawah ini.

Berikut ini adalah beberapa jenis minuman yang dilarang dicampur dengan obat.

1. Minuman Berkafein

Kafein dapat menimbulkan ancaman kesehatan yang serius jika diminum dengan stimulan. Hindari meminum secangkir kopi saat sedang mengonsumsi efedrin (penekan nafsu makan), obat asma dan amfetamin. Beri jarak 2-3 jam setelah minum obat, baru minum kopi. Minuman isotonik Kalium dalam minuman ini dapat berbahaya bila digabungkan dengan obat untuk penyakit gagal jantung atau obat-obatan hipertensi. Hindari pisang juga, karena pisang juga sangat kaya akan kalium.

Banyak orang mengetahui jika kafein biasa terdapat dalam kopi atau minuman berenergi. Padahal tidak hanya disitu, zat kafein juga banyak ditemukan dalam kandungan teh, khususnya teh hijau. Makanya agar tidak salah , hindarilah minum kopi atau teh ketika meminum obat.

Menurut pakar kesihatan, kafein berbahaya jika diminum dengan obat yang mengandung stimulah. Biasakan untuk tidak meminum minuman berkafein saat memakn pil penekan nafsu makan atau diet, obat asma atau amfetamin. Jika Anda seorang penggila kafein, tunggu 2 hingga 3 jam setelah meminum obat.

Interaksi obat dengan makanan tertentu yang Anda makan dapat mempengaruhi fungsi obat yang Anda minum sehingga obat tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Interaksi ini dapat menyebabkan efek yang berbeda-beda, dari mulai peningkatan atau penurunan efektivitas obat sampai efek samping.
Jenis makanan atau minuman tertentu juga dapat menunda, mengurangi atau meningkatkan penyerapan obat.

Itulah sebabnya mengapa beberapa obat harus diminum pada waktu perut kosong (1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan) dan beberapa obat lain sebaiknya diambil bersamaan dengan makanan.
Sebagai contoh, kafein –seperti yang terkandung di kopi—dapat meningkatkan risiko overdosis antibiotik tertentu (enoxacin, ciprofloxacin, norfloksasin).

Maka, untuk menghindari keluhan palpitasi, tremor, berkeringat atau halusinasi, yang terbaik adalah, menghindari minum kopi, teh atau soda pada masa pengobatan.

2. Semua Jenis Susu

Hampir semua orang suka minum susu, tapi walau diklaim menyihatkan. Jangan pernah coba-coba meminum obat menggunakan air susu. Kandungan zat di dalam susu akan mengurangi daya serap antibiotik dalam tubuh sekaligus menghambat penyerapan beberapa komponen tertentu dalam obat. Tidak hanya itu, kandungan kalsium pada susu juga dapat mengganggu efekt obat. Jadi saat mengkonsumsi obat, biasakanlah untuk menghindari konsumsi susu, setidaknya hingga 4 jam kedepan.

Jangan minum obat dengan susu' kata-kata itu seringkali didengar atau diucapkan oleh masyarakat ketika ingin mengonsumsi obat oral. Kenapa susu tidak boleh dicampur dengan obat?
Obat atau antibiotik yang dikonsumsi secara oral bisa menjadi efektif bagi seseorang jika dikonsumsi dan diserap dengan baik oleh tubuh. Obat oral harus diserap dari saluran pencernaan hingga bisa masuk ke dalam aliran darah lalu dikirim ke daerah yang sakit atau mengalami infeksi untuk pengobatan.

Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat dengan baik, termasuk keasaman relatif di perut, ada atau tidaknya nutrisi lemak atau nutrisi lainnya, serta apakah ada unsur-unsur tertentu di dalam tubuh seperti kalsium.

Beberapa obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan bereaksi dengan susu. Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.

Selain itu ada obat yang baik dikonsumsi setelah makan ataupun sesudah makan, hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsi tersebut bisa mempengaruhi penyerapan obat. Karenanya menjadi hal yang sangat penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada botol atau bungkus obat, serta masyarakat sebaiknya selalu menanyakan kriteria obat yang dikonsumsinya pada apoteker.

3. Jus Pomegranate (Delima), Jus Grapefruit dan Segala Jenis Jus Lainnya

Saat sedang sakit, buah dan obat menjadi salah satu asupan yang ampuh untuk mengembalikan kondisi tubuh. Ya, vitamin pada buah-buahan membuat tubuh lebih fit. Terutama obat, dapat segera menyembuhkan penyakit. Namun sering kali orang yang sedang sakit minum obat bersamaan waktu dengan minum jus. Padahal, minum obat bersamaan dengan jus dapat menghilangkan efek khasiat obat yang diminum.

Kesimpulan ini didapat berdasarkan penelitian dari Universitas Western Ontario, Kanada oleh Prof. David Bailey. Hasil penelitian ini membuktikan bawa jus dapat mengganggu ketahanan tubuh dalam menyerap sari obat. Penelitian ini dilakukan pada sejumlah orang yang diminta meminum obat dengan air putih dan jus buah.
Setelah diteliti, ternyata orang yang meminum obat dengan air putih mampu menyerap kandungan obat dengan penuh.

Kemudian, orang yang meminum obat dengan jus hanya mampu menyerap sebagian kandungan obat. Menurutnya, jus buah yang dapat mengurangi serapan obat adalah jus jeruk, jus apel, dan jus anggur. Sedangkan obat yang kurang terserap akibat jus tersebut adalah obat antikanker, darah tinggi, jantung, dan obat-obat antibiotik lainnya.

Agar obat menyerap penuh kedalam tubuh, hindarilah mengkonsumsi jus di waktu yang sama. Sayang kan, jika kita meminum obat namun kurang berkhasiat. Akan lebih baik jika diseling waktu antara minum jus dan minum obat. Bagaimana pendapat Anda?

Alasan tidak boleh meminum obat dengan Jus pomegranate (Delima)
Menurut pakar jus delima tidak boleh digunakan untuk meminum obat. Zat yang terdapat dalam jus tersebut dapat memperlambat kecepatan hati untuk memecah pengencer darah dan menyebabkan berkurangnya efeks obat. Tidak hanya itu, para pakar juga menemukan bahwa enzim di dalam jus delima dapat memecah resep obat.

Alasan tidak boleh meminum obat dengan Jus Grapefruit
Grapefruit bukanlah anggur. Namun, buah ini juga tidak dapat disamakan dengan jeruk Bali. Sejatinya jus grapefruit punya karakteristik dan manfaat hebat untuk tubuh. Tapi akan menjadi hal berbeza jika Anda mengonsumsinya untuk minum obat.

University of Western Ontario menemukan bahawa meminum jus grapefruit dapat mengganggu kinerja lebih dari 50 obat. Jus ini boleh meningkatkan penyerapan obat-obatan tertentu serta dapat mengubah dosis obat yang diminum dari dosi normal menjadi dosis berlebihan. Maka dari itu, hindarilah minuman ini jika Anda tidak ingin mengalami over dosis.

4. Minuman Isotonik

Saat kita merasa lelah dan haus selesai beraktivitas, tentunya kita ingin meneguk minuman yang segar dan rnampu mengembalikan stamina tubuh dengan cepat. Maka minuman isotonic, pun menjadi salah satu pilihan. Disamping rasanya yang bervariasi, minuman isotonic juga mengandung ion, yang dipercaya dapat cepat menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Saat ini, banyak minuman isotonik di pasaran bebas dengan berbagai merek dan dapat dibeli dengan harga yang cukup terjangkau.
Hindari minum obat untuk gagal jantung dan obat-obatan hipertensi dengan minuman isotonik karena minuman ini mengandung kalium. Selain itu, kalium yang tinggi juga terdapat pada buah pisang. Kalium berguna bagi penderita hipertensi, tetapi apabila asupan kalium malah berlebihan boleh membahayakan si penderita.
5. Minuman Bersoda



Orang tua saya pernah bilang katanya kalau ingin atau setelah minum obat tidak boleh minum minuman bersoda, misalnya pepsi, coca cola, dll . karena berbahaya dan bisa menyebabkan keracunan, kematian, dll.
Soda memang bukan minuman yang baik untuk kesehatan karena bisa menyebabkan kegemukan, osteoporosis bahkan mengurangi jumlah sperma. Tapi benarkah minum obat dengan soda dapat menyebabkan kematian mendadak?

"saya kira harusnya minum obat pakai soda bukan penyebab kematian mendadak. Harus dicari dulu cod (cause of death), dipelajari orang tersebut pernah sakit apa," jelas dr. Tunggul d situmorang, sppd,kgh, ahli ginjal dan direktur rs pgi cikini.

Menurut dr. Tunggul, meminum obat dengan menggunakan soda bukanlah suatu penyebab terjadinya kematian mendadak, karena hal-hal yang bisa memicu kematian mendadak antara lain:
Serangan jantung
stroke
emboli (pembentukan gelembung udara atau masuknya benda
asing di aliran darah yang menyebabkan aliran darah tersumbat)
gagal napas
"memang ada reaksinya, tapi nggak ada ceritanya seperti itu (minum obat dengan soda) bikin mati," tegas dr tunggul yang juga menjabat sebagai direktur mrccc siloam hospital semanggi.

Tapi meski tidak menyebabkan kematian mendadak, minum obat memang tidak dianjurkan dengan menggunakan soda atau minuman lain seperti susu, kopi, teh dan jus. Dokter biasanya akan menganjurkan pasien untuk minum obat dengan air putih karena air putih bebas dari kandungan bahan kimia sehingga tidak menimbulkan kontraksi.

Obat atau antibiotik yang dikonsumsi secara oral bisa menjadi efektif bagi seseorang jika dikonsumsi dan diserap dengan baik oleh tubuh. Obat oral harus diserap dari saluran pencernaan hingga bisa masuk ke dalam aliran darah lalu dikirim ke daerah yang sakit atau mengalami infeksi untuk pengobatan.

Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat dengan baik, termasuk keasaman relatif di perut, ada atau tidaknya nutrisi lemak atau nutrisi lainnya, serta apakah ada unsur-unsur tertentu di dalam tubuh seperti kalsium.

Minum obat sebaiknya juga tidak menggunakan susu, karena beberapa obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan bereaksi dengan susu. Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.
Minuman lainnya seperti kopi, teh atau jus umumnya mengandung berbagai senyawa seperti kafein yang kemungkinan bisa bereaksi dengan obat yang dikonsumsi sehingga mempengaruhi penyerapannya.

Untuk itu masyarakat selalu disarankan mengonsumsi obat dengan menggunakan air putih yang diketahui tidak memiliki kandungan apapun, sehingga tidak mempengaruhi penyerapan obat. Selain itu air putih bisa membantu melarutkan obat yang dikonsumsi di dalam lambung sehingga proses penyerapannya menjadi lebih baik dan lebih mudah.

Selain itu, sebaiknya orang juga mengurangi atau sama sekali tidak minum soda. Tak ada manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari soft drink atau minuman bersoda. Yang anda dapatkan hanyalah banyak kalori yang tidak berguna. Minuman bersoda juga membawa dampak buruk bagi kesehatan.

5. Minuman Beralkohol (Wine)

Satu gelas minuman beralkohol semisal Wine yang dikonsumsi bersamaan dengan meminum obat diklaim dapat menyebakan hipertensi, jantung berdetak cepat, sakit kepala hingga serangan stroke. Nah, jika Anda masih sayang dengan nyawa Anda, jangan pernah sekalipun mencampurkan minuman ini dengan konsumsi obat.
Meski tidak semua jenis minuman berbahaya jika diminum bersamaan dengan obat, namun minuman yang paling baik dan dianjurkan adalah air mineral. Lagipula Anda tentu tidak ingin obat yang dibeli mahal itu tidak berguna bukan?

4 Jenis Makanan yang Membahayakan Saat Anda Mengonsumsi Obat

Grapefruit adalah salah satu jenis makanan yang harus dihindari sesaat setelah meminum obat karena efek sampingnya yang berbahaya. Tak hanya grapefruit, ada beberapa jenis makanan lain yang harus dihindari saat mengonsumsi obat.

Beberapa obat bisa menjadi berbahaya jika dimakan dengan makanan tertentu. Karena itu bacalah baik-baik label di kemasan obat untuk mencari tahu peringatan apa yang harus Anda perhatikan. Atau bertanyalah kepada dokter atau apoteker tentang jenis makanan apa saja yang harus dihindari selama mengonsumsi obat tersebut.

Berikut ini jenis makanan yang bisa memimbulkan bahaya jika dikonsumsi dengan obat tertentu, seperti dikutip dari CBCNews, Sabtu (1/12/2012):

1. Makanan yang mengandung Vitamin K

Makanan yang kaya Vitamin K dapat membuat warfarin (obat anticoagulant atau pengencer darah) menjadi kurang efektif. Demikian menurut Institut Kesehatan Nasional Inggris. Warfarin merupakan obat yang biasa diresepkan.

Makanan yang mengandung Vitamin K antara lain peterseli dan ketumbar, sayuran hijau seperti bayam dan swiss chard, kedelai, buncis, keju cheddar, dan teh hijau.

2. Likoris hitam

Makan banyak likoris hitam dapat meningkatkan kemungkinan toksitasi bagi orang-orang yang sedang mengonsumsi obat Lanoxin yang diberikan pada pasien gagal jantung atau yang mengalami gangguan irama jantung. Likoris juga membuat obat tekanan darah tinggi dan diuretik menjadi kurang efektif. Demikian pandangan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS.

3. Makanan yang Mengandung kalsium

Kalsium dari makanan yang terbuat dari susu atau suplemen bisa mengakibatkan masalah terkait penyerapan obat tiroid atau antibiotik seperti ciprofloxacin atau levofloksasin. Demikian disampaikan Dr David Juurlink, ahli keamanan obat di Universitas Toronto.

4. Alkohol

Alkohol juga menyebabkan masalah bagi mereka yang mengonsumsi berbagai obat, termasuk obat pengencer darah seperti warfarin, antibiotik, anti-depressant, obat diabetes, anti-psikotik seperti Thorazine dan obat anti-kejang. Dampak yang dihasilkan tergantung pada obat yang dikonsumsi, misalnya pada beberapa obat diabetes, mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan mual atau sakit kepala. Demikian disampaikan Jasa Layanan Kesehatan Alberta.

Perhatikan 6 Hal Ini Saat Merawat Bayi Baru Lahir

Anda baru saja menjadi orang tua karena bayi pertama baru saja lahir? Menjadi orang tua baru tentu menjadi pengalaman hebat. Nah, untuk merawat bayi yang baru lahir tentu harus ekstra hati-hati. Ada hal-hal penting yang perlu Anda perhatikan.

Berikut ini 6 hal yang harus Anda perhatikan saat merawat bayi yang baru lahir, seperti disampaikan Dr Shilpa Mittal yang merupakan pakar gizi, konsultan diet, dan pendiri Nutrilife Health Management, dan dikutip healthmeup, Jumat (30/11/2012):

1. Rentan Infeksi

Bayi yang masih sangat kecil sangat rentan terkena berbagai macam infeksi karena sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang. Karena itu sebelum dekat-dekat atau memegang bayi, pastikan Anda mencuci tangan dengan sabun atau sanitizer.

2. Bayi Itu Sangat Lemah

Bayi yang baru lahir adalah makhluk yang sangat lemah dan memiliki tulang punggung yang mudah patah lantaran sumsum tulang belakangnya belum benar-benar berkembang. Karena itu hati-hatilah saat mengangkat kepala dan leher bayi. Pegang baik-baik kepala bayi saat akan mengangkat atau menidurkannya di kasur.

3. Jangan Guncang Bayi Saat Membangunkannya

Jika Anda ingin membangunkan bayi, jangan pernah mengguncang badannya. Mengguncang bayi yang baru lahir dengan alasan bercanda atau alasan lainnya bisa menyebabkan perdarahan di kepala yang bisa fatal.

4. Pastikan Bayi Anda Aman di Kursi Mobil

Saat akan mengajak bayi bepergian pastikan si kecil berada di kursi mobil dalam keadaan aman. Di manapun Anda meletakkan si kecil, pastikan bayi tidak berguncang-guncang. Karena guncangan bisa menyebabkan cedera.

5. Jangan Melempar Bayi ke Udara

Sering dijumpai orang dewasa yang melempar-lempar bayi ke udara untuk mengajaknya bermain. Mungkin bayi akan tertawa-tawa tapi memegang bayi dengan kasar bisa mengakibatkan hal yang fatal. Karena itu pastikan untuk tidak bermain-main dengan cara yang 'kasar' kecuali jika bayi Anda sudah cukup besar. Hal itu untuk menghindari luka dan cedera dalam tubuh.

6. Minta Bantuan pada yang Berpengalaman

Merawat bayi yang baru lahir tentu membutuhkan perhatian dan keahlian. Jika Anda belum berpengalaman maka ajaklah ibu Anda yang lebih berpengalaman untuk membantu Anda merawat si kecil. Dokter Anda juga merupakan sumber informasi terbaik untuk membantu Anda merawat bayi.

Minggu, 15 April 2012

MENJELANG PILGUB JABAR

Tanpa terasa masyarakat Jawa Barat kembali akan melaksanakan hajat politik pada 24 Februari 2013. Berbagai Partai Politik sudah berbenah meyambut hajat lima tahunan di Provinsi yang terdiri dari 7 kotamadya dan 19 kabupaten yang mempunyai jumlah penduduk sekitar 43.021.826 jiwa dengan 35.500.000 hak pilih ini.
Walaupun KPU (Komisi Pemilihan Umum) Jawa Barat belum membuka pendaftaran bagi calon Gubernur/Wakil Gubernur, tapi hampir semua Partai Politik di Jawa Barat sudah bergerak ke arah peraihan Jabar 1 dan Jabar 2. Mereka menjajagi  koalisi dengan sesama Parpol untuk sekedar menyamakan persepsi dan menyodorkan figur.
Sementara Tim Sukses Cagub/Cawagub  sudah bergantayangan di lapangan untuk mensosialisasikan jagonya dengan berbagai iming-iming jika jagoannya terpilih kelak. Masyarakat pun menerimanya dengan senang hati apalagi diberi “salam tempel” sebuah amplop.
Pada Senin 16 Januari 2012, PDI Perjuangan Jabar  resmi memperkenalkan enam bakal calon gubernur dari kalangan internal dalam Forum Rakerda Partai di Bandung disaksikan Sekjen DPP, Tjahjo Kumolo. Keenam balon tersebut, diantaranya Dedi Supardi yang saat ini menjabat sebagai Bupati Cirebon, Gatot Cahyono (Wakil DPD PDIP Jabar), Rieke Dyah Pitaloka (Anggota Komisi IX DPR RI), Aang Hamid Suganda (Bupati Kuningan), Eep Hidayat (Bupati Subang nonaktif) serta Don Murdono (Bupati Sumedang). Partai banteng dalam lingkaran itu bisa mengusung paket mandiri karena mempunyai 17 kursi di DPRD Jabar.
Partai Demokrat sebagai partai pemenang Pemilu 2009 telah membuka pendaftaran bagi Cagub dan Cawagub. Ada enam kader yang mengembalikan formulir (bakal calon) gubernur yakni Iwan Sulanjana, Teddy Suratmadji, Daday Hudaya, Nana Rukmana, Dede Yusuf, dan Dada Rosada.
Sementara dua kader Demokrat mengembalikan formulir untuk posisi bakal calon wakil gubernur yakni Saly Iskandar dan Irwan Koesdrajat.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang hanya bermodal delapan kursi juga siap meramaikan  bursa Pilgub. Kendati belum cukup syarat, Ketua PPP Jabar, Rachmat Yasin memasang tawaran tinggi. “Saya tidak butuh awak atau sikil (badan atau kaki), tapi kepala. Kalau jadi wakil, bagaimana konsep saya bisa jalan. Dan akhirnya hasil Mukerwil di Hotel Panghegar, jalan Merdeka, Bandung,Selasa, 10 April 2012l DPW PPP memutuskan dalam menghadapi pilgub 2013 mendatang PPP mendukung Rahmat Yasin sebagai calon Gubernur Jawa Barat.
Sementara itu, Ketua Ketua Tim Penjaringan Balon Calon Gubernur dan Wagub DPD Partai Gerindra Jabar, Sunatra.mengatakan bahwa partainya  sedang menggodog calon yang akan diajukan dalam pilgub 2013 ini. Sudah ada beberapa kader partai yang mengambil formulir pendaftaran yaitu; M Syahrir, ketua Fraksi Gerindra DPRD Jabar, Rachel Maryam Anggota DPR RI, Humar Dani, ketua dewan penasihat DPD Partai Gerindra Jabar. Selain itu, Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Oo Sutisna rencananya juga akan mengambil formulir pendaftaran. Sementara tiga lainnya bukan kader Gerindra, masing-masing Abdul Wahid Yunus, Jamaludin dan Mustofa Djamaludin.
Namun berbeda dengan PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Golkar sudah menetapkan bakal calon gubernur yang akan berlaga di Pilgub Jabar mendatang yakni Ahmad Heryawan (diusung oleh PKS) dan Iryanto MS Syafiuddin atau Yance (diusung oleh Partai Golkar).
Kendati belum memenuhi syarat pencalonan 15 persen suara, PKS sudah mantap mengusung kadernya, Ahmad Heryawan yang berstatus incumbent.
Ketua DPW PKS Jabar, Tate Qomaruddin menyebut alasan penunjukan Heryawan sebagai calon tunggal karena dinilai sudah melakukan banyak hal selama memimpin Jabar. Bagi partai yang mempunyai 13 kursi itu, alasan ini merupakan sebuah nilai plus.
PASANGAN INCUMBENT
Bagaimana kans Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf yang pada tahun 2008 lalu bahu membahu dengan mengerahkan segala kemampuan dan kekuatan untuk memenangkan Pilgub yang akhirnya dengan kuasa Allah SWT. bisa memenangkannya? Atau kalau meminjam istilah grup band “Armada” “Mau dibawa kemana hubungan kita?”
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan pasangan dirinya dengan Wagub Dede Yusuf, yang biasa disebut Hade, memiliki peluang yang sama dengan pasangan lain untuk maju dalam Pemilihan Gubernur 2013.Sama halnya dengan  pasangan lain, ada kemungkinan pasangan Hade kembali maju dalam Pilkada 2013,” kata Ahmad Heryawan di Bandung.
Menurut Heryawan, pasangan Hade memiliki peluang yang sama dengan pasangan calon gubernur/wakil gubernur yang lain. Namun yang jelas, Hade akadnya sampai 2013. Tapi kalau kemudian diperpanjang bisa ada peluang, tergantung kesepakatan berikutnya,” kata dia.
Dia mengatakan, saat ini semua peluang bisa terjadi pada setiap pasangan calon yang akan maju. Hanya saja konstalasi politik bisa berubah setiap saat, kemungkinan bertahan bisa, kemungkinan berubah juga bisa. Tapi kita siap dengan segala kemungkinan,” ujarnya.
Namun, kata Heryawan, secara pribadi dirinya siap dipasangkan dengan siapa pun. Pernyataan itu sebagai peluang bagi partai yang siap mengajukan Calon Wakil Gubernur.
Peluang ini bisa diambil oleh partai yang minimal memiliki 2 kursi di DPRD Jabar, seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan yang lainnya. Kans menang pasangan ini (kalau mau)cukup terbuka karena selama memerintah Ahmad Heryawan relatif tidak ada kasus yang menurunkan kredibilatasnya bahkan kalau diberi kesempatan satu periode lagi dia bisa menuntaskan program-program yang belum selesai. Popularitas di masyarakatpun tidak kalah dengan Wakil Gubernurnya sekarang, Dede Yusuf.
Kalau pasangan ini terpilih, Wagubnya tinggal duduk manis saja  belajar menjalankan roda pemerintahan Jawa Barat  dan periode selanjutnya mencalonkan diri jadi Gubernur atas seidzin Ahmad Heryawan, karena Ahmad Heryawan sendiri kena aturan tidak boleh menjabat lebih dari dua kali.
SIKAP WARGA NAHDLIYYIN KABUPATEN BANDUNG
Satu hal yang lumrah dan biasa jika menghadapi hajat politik dari mulai pemilihan Presiden, Gubernur, Bupati dan lainnya para calon dan tim suksenya mendatangi kantong-kantong masa. Begitu juga dengan Pilgub Jabar ini sudah ada beberapa calon gubernur dan tim suksesnya mendatangi warga Nahdliyyin Kab. Bandung. Tapi, sebagai organisasi struktural PCNU Kabupaten Bandung tidak akan mengambil keputusan sendiri. PCNU Kab. Bandung ingin mengingatkan kepada semua pengurus berbagai tingkatan bahwa jika Pemilihan Presiden keputusan ada di tangan PBNU, Pemilihan Bupati ada di PCNU, pemilihan Kepala Desa ada di Ranting NU, maka Pemilihan Gubernur Jabar 2013 ini PCNU Kab. Bandung menyerahkan keputusannya kepada PWNU Jawa Barat.
Jika etika organisasi ini bisa dilaksanakan oleh semua pengurusan NU di berbagai tingkatan maka setiap calon yang diusung oleh NU, dengan suara mayoritas warga NU Indonesia, insya Allah bakal menang.
Oleh itu, kita berharap akan muncul calon-calon Gubernur/Wakil Gubernur yang bisa memajukan dan mensejahterakan masyarakat Jawa Barat dan kita juga berharap  Pengurus Wilayah NU Jawa Barat mengarahkan pilihan kepada calon Gubernur/Wakil Gubernur yang memperhatikan warga Nahdliyyin, sehingga Pengurus NU Kabupaten Bandung bisa tenang dan leluasa menjalankan program-program yang telah dicanangkan oleh PBNU di Muktamar Makassar 2010. Amin